Bagaimana Cara Menghitung Jarak Pemasangan Hydrant?

Sebelum melaksanakan konstruksi pemasangan hydrant, hal yang perlu dicermati adalah jarak pemasangan hydrant yang akan dipasang pada area tertentu. Perencanaan konstruksi harus matang dan harus mengikuti standar dari SNI dan NFPA. Pengerjaan konstruksi fire hydrant juga sebaiknya diserahkan pada kontraktor terpercaya.

Nah, bagaimana sebenarnya cara menghitung jarak pemasangan instalasi hydrant dan cara untuk membuat semua area terproteksi oleh sistem fire hydrant. Pada artikel ini akan dibagikan informasi bagi Anda tentang sistem fire hydrant serta penghitungan jarak fire hydrant yang tepat dan sesuai.

 

Begini Cara Menghitung Jarak Pemasangan Hydrant

Dalam instalasi sistem fire hydrant, hal yang terpenting adalah pemasangan hydrant pillar. Saking pentingnya, pemasangan hydrant pillar diatur dalam NFPA 20. Dalam peraturan tersebut dikatakan, bahwa satu hydrant pillar dapat melindungi 1.000 meter persegi atau jika dikonversi ke radius menjadi 30 meter.

Jarak Pemasangan Hydrant dan Skema Pemasangannya

Maka dari itu, berikan jarak 35-38 meter  setiap pemasangan hydrant pillar. Pertimbangan ini dibuat berdasar perhitungan dari selang atau hose hydrant pillar yang memiliki panjang sampai 30 meter. Ditambah juga pertimbangan dari jarak semprot yang dihasilkan nozzle yang mencapai 5 meter jaraknya.

 

Penghitungan Jarak Pemasangan Hydrant oleh Kontraktor

Dalam memproteksi suatu gedung atau bangunan yang akan dipasangi hydrant pillar oleh kontraktor, biasanya para kontraktor menghitung dengan cara membagi total luas bangunan dibagi dengan 1.000 meter persegi. Dari penghitungan tersebut, maka akan ditemukan jumlah hydrant pillar yang dibutuhkan pada area gedung atau bangunan tersebut.

Jarak Pemasangan Hydrant oleh Kontraktor

Dengan mengetahui jumlah hydrant pillar yang dibutuhkan, kontraktor baru bisa memenuhi standar jarak pemasangan hydrant pillar dengan skema jarak 35-38 meter. Baru, area gedung atau bangunan yang sedang dibangun bisa diproteksi secara maksimal dan menyeluruh.

Selain jarak hydrant pillar, masih banyak faktor yang perlu diperhatikan dalam pemasangan sistem fire hydrant. Maka dari itu Anda membutuhkan kontraktor fire hydrant yang berpengalaman dan profesional. Agar pengerjaan instalasi hydrant milik Anda dapat terpasang dengan baik karena dirancang sesuai standar yang sudah ada, baik dari NPFA dan juga SNI.

Recommended Posts
Showing 2 comments
  • Togi Tarigan
    Balas

    apakah untuk hydrant box indoor untuk perhitungan jarak pemasangannya sama?

    • Dian N
      Balas

      Hai Bapak Togi,
      Untuk jarak pemasangan hydrant box indoor tergantung pada panjang fire hose (selang pemadam) yang ada dalam box. Pada umumnya selang pemadam yang sering digunakan memiliki panjang 30 m, jika selang 30 m maka coverage areanya jd 49 m (dengan pompa dan instalasi standar). Jadi jarak pertitik bisa diasumsikan 49 x 2 = 98 m.
      Menurut NFPA, coverage area box dan pillar sama yaitu 49 m.
      Apakah sudah jelas Pak Togi? Jika ada pertanyaan lagi, tak perlu sungkan untuk menanyakannya kepada kami Pak.
      Terima kasih.

      Salam,
      Tim Firehydrant.id

Leave a Comment