Macam-Macam Sprinkler Pemadam Kebakaran dan Perawatannya
Ada berbagai metode untuk mencegah kebakaran di sebuah bangunan. Salah satunya adalah dengan pemasangan beberapa jenis fire sprinkler system pemadam kebakaran. Lalu, apa saja macam-macam sprinkler pemadam kebakaran dan bagaimana cara perawatannya? Yuk, kita bahas bersama!
Fire sprinkler system adalah salah satu jenis sistem pemadam kebakaran otomatis yang dapat mendeteksi sekaligus memadamkan api. Cara kerja fire sprinkler adalah dengan melepaskan air melalui serangkaian head sprinkler yang terhubung ke water reservoir.
Air akan keluar secara otomatis dari head sprinkler apabila suhu ruangan meningkat drastis. Membuat metode ini menjadi salah satu yang efektif dalam pencegahan kebakaran besar, menyelamatkan properti, dan melindungi nyawa orang-orang di gedung tersebut.
Menurut catatan The National Institute for Occupational Safety and Health (NIOSH), penggunaan macam-macam sprinkler pemadam kebakaran dapat mengurangi dampak penyebaran api. Bahkan, pemasangan sprinkler di dalam bangunan dapat memadamkan kobaran api.
Ketiadaan sprinkler pemadam kebakaran di dalam bangunan dapat meningkatkan risiko kerusakan aset dan properti akibat kebakaran. Dengan sdanya macam-macam sprinkler pemadam kebakaran, kobaran api tidak akan terlalu agresif, sehingga membuat petugas Damkar lebih mudah saat bertugas.
Sprinkler pemadam kebakaran dirancang untuk mengeluarkan air dalam kondisi tertentu. Metode ini cukup efektif untuk mencegah api menyebar. Hingga pada akhirnya membuat produsen mengembangkan macam-macam sprinkler pemadam kebakaran.
Bila bicara tentang cara kerjanya, tentu setiap jenis sprinkler memiliki prosedurnya sendiri. Meskipun demikian, pada umumnya prinsip kerja setiap fire sprinkler system sama. Berikut ulasan lebih lanjut mengenai prinsip kerja sprinkler pemadam kebakaran.
Saat ingin melakukan pemasangan fire sprinkler system, tentu pertama kali yang perlu diputuskan adalah jenisnya. Menurut National Fire Protection Association (NFPA), ada empat jenis fire sprinkler system yang direkomendasikan:
Melakukan perawatan pada perangkat anti kebakaran memang penting. Supaya tidak ada yang terlupa, kini telah tersedia Aplikasi Firecek Hydrant. Dengan aplikasi tersebut proses perawatan macam-macam sprinkler pemadam kebakaran akan lebih mudah.</p>
Berikut beberapa keunggulan dari Aplikasi Firecek Hydrant dalam proses pemeliharaan.

Apa yang Dimaksud Fire Sprinkler Pemadam Kebakaran?
Fire sprinkler system adalah salah satu jenis sistem pemadam kebakaran otomatis yang dapat mendeteksi sekaligus memadamkan api. Cara kerja fire sprinkler adalah dengan melepaskan air melalui serangkaian head sprinkler yang terhubung ke water reservoir.
Air akan keluar secara otomatis dari head sprinkler apabila suhu ruangan meningkat drastis. Membuat metode ini menjadi salah satu yang efektif dalam pencegahan kebakaran besar, menyelamatkan properti, dan melindungi nyawa orang-orang di gedung tersebut.
Menurut catatan The National Institute for Occupational Safety and Health (NIOSH), penggunaan macam-macam sprinkler pemadam kebakaran dapat mengurangi dampak penyebaran api. Bahkan, pemasangan sprinkler di dalam bangunan dapat memadamkan kobaran api.
Ketiadaan sprinkler pemadam kebakaran di dalam bangunan dapat meningkatkan risiko kerusakan aset dan properti akibat kebakaran. Dengan sdanya macam-macam sprinkler pemadam kebakaran, kobaran api tidak akan terlalu agresif, sehingga membuat petugas Damkar lebih mudah saat bertugas.
Canggih! Begini Cara Kerja Macam-Macam Sprinkler Pemadam Kebakaran
Sprinkler pemadam kebakaran dirancang untuk mengeluarkan air dalam kondisi tertentu. Metode ini cukup efektif untuk mencegah api menyebar. Hingga pada akhirnya membuat produsen mengembangkan macam-macam sprinkler pemadam kebakaran.
Bila bicara tentang cara kerjanya, tentu setiap jenis sprinkler memiliki prosedurnya sendiri. Meskipun demikian, pada umumnya prinsip kerja setiap fire sprinkler system sama. Berikut ulasan lebih lanjut mengenai prinsip kerja sprinkler pemadam kebakaran.
1. Fire Sprinkler Bekerja dengan Mendeteksi Panas
Menurut kepercayaan umum, macam-macam sprinkler pemadam kebakaran aktif akibat terpicu oleh asap. Namun, sebenarnya yang memicu fire sprinkler system bekerja adalah panas yang muncul di dalam ruangan. Saat ada api yang menyala, udara di dalam ruangan akan memanas dengan cepat. Udara panas ini kemudian akan naik dan menyebar di langit-langit. Ketika sensor fire sprinkler system mendeteksi udara panas, maka ia akan mulai mengeluarkan air. Pada dasarnya, sebagian kepala sprinkler memiliki bola kaca yang berisi cairan gliserin. Cairan ini akan mengembang ketika bersentuhan dengan udara panas. Saat mengembang, ia akan memecahkan batas kaca dan sprinkler pun aktif.2. Terhubung ke Sumber Air di Luar Bangunan
Macam-macam sprinkler pemadam kebakaran yang dipasang akan dihubungkan dengan sumber air yang ada di luar bangunan. Ketika sensor fire sprinkler mendeteksi panas, maka katup akan terbuka, sehingga memungkinkan air yang bertekanan tinggi keluar dari pipa. Dalam prosedur sistem pemadam kebakaran, penting untuk air memiliki tekanan tinggi. Hal ini karena dapat memungkinkan air untuk keluar secara menyebar guna memadamkan api secara menyeluruh.3. Setiap Sprinkler Bekerja Secara Individual
Kesalahan pemahaman lainnya tentang cara kerja sprinkler adalah meyakini jika sistem ini bekerja secara berantai. Namun, pada umumnya macam-macam sprinkler pemadam kebakaran bekerja secara individual. Hal ini demi meminimalisir kerusakan bangunan akibar air yang bertekanan tinggi. Pasalnya air yang bertekanan tinggi dapat menembus struktur kayu dan menghancurkannya. Oleh karena itu, prinsip untuk mengaktifkan setiap sprinkler pemadam kebakaran dibuat secara individual.Apa Saja Macam-Macam Sprinkler Pemadam Kebakaran?
Saat ingin melakukan pemasangan fire sprinkler system, tentu pertama kali yang perlu diputuskan adalah jenisnya. Menurut National Fire Protection Association (NFPA), ada empat jenis fire sprinkler system yang direkomendasikan:
1. Wet Pipe System
Pertama ada wet pipe system, sprinkler pemadam kebakaran yang paling sering digunakan. Pada jenis ini, pipa sprinkler selalu terisi dengan air, sehingga saat suhu di ruangan menjadi panas, maka katup head sprinkler akan langsung terbuka. Wet pipe system adalah salah satu jenis sprinkler pemadam kebakaran yang andal dan hemat biaya, sehingga banyak digunakan di berbagai bangunan. Oleh karena itu, alat ini sering menjadi pilihan utama dibanding macam-macam sprinkler pemadam kebakaran lainnya.2. Dry Pipe System
Perbedaan utama dari wet pipe system adalah pipa dry pipe system tidak terisi air secara langsung. Pada jenis fire sprinkler system ini, air tertahan di belakang katup pipa kering. Umumnya, letak katup tersebut cukup jauh dari head sprinkler. Namun, prinsip kerjanya sama dengan jenis wet pipe system. Ketika suhu di langit-langit menjadi cukup panas, maka sprinkler akan aktif. Akan tetapi, air tidak akan langsung keluar dan membutuhkan waktu beberapa detik karena pipa tidak terisi air. Meskipun demikian, keunggulan dari jenis fire sprinkler system ini dapat menurunkan tekanan air. Membuat dry pipe system cocok untuk ruangan dengan lokasi suhu yang tidak bisa diprediksi. Apabila dibandingkan dengan macam-macam sprinkler pemadam kebakaran lainnya.3. Preaction System
Ketiga ada preaction system. Jenis ini bisa dibilang memiliki prinsip kerja yang lebih rumit dari fire sprinkler system lainnya. Perbedaan utama dari macam-macam sprinkler pemadam kebakaran lainnya yaitu hanya kondisi tertentu yang bisa mengaktifkannya. Mungkin ini terdengar seperti prinsip kerja dry pipe system. Namun, perbedaanya terletak pada peristiwa yang memicu pelepasan air. Ini juga tergantung pada jenis preaction system yang dipasang. Berikut adalah prinsip kerja macam-macam sprinkler pemadam kebakaran jenis preaction:- Preaction non-interlock system. Dalam sistem ini air akan mengisi pipa jika ada dua kondisi. Pertama, bilamana detektor panas mendeteksi kebakaran. Kedua, jika kepala sprinkler terbuka.
- Preaction single interlock system. Pada sistem ini, air akan mengisi pipa jika pendeteksi panas otomatis mendeteksi adanya kebakaran.
- Preaction double interlock system. Sementara jenis preaction ini, perlu dua kondisi untuk air dapat mengisi pipa. Detektor panas mendeteksi kebakaran dan kepala sprinkler terbuka. Apabila kedua kondisi tersebut tidak terjadi, maka sprinkler tidak akan aktif.
4. Deluge System
Macam-macam sprinkler pemadam kebakaran rekomendasi dari NFPA terakhir yaitu deluge system. Fire sprinkler system ini memiliki prinsip kerja yang hampir sama dengan preaction sistem. Sebab, menggunakan jenis pendeteksi lain untuk mendeteksi potensi kebakaran. Namun, perbedaanya ada pada komponen head sprinkler. Jenis sprinkler system ini menggunakan kepala dengan katup atau nozzle terbuka. Alih-alih mendapat air bertekanan, air yang keluar akan mengalir secara merata dari setiap kepala sprinkler.
Warna Apa Saja yang Ada pada Sistem Sprinkler?
Macam-macam sprinkler pemadam kebakaran di pasaran menggunakan kode warna untuk menunjukkan suhu aktivasi. Kode warna ini penting untuk memastikan jika sprinkler yang dipasang sesuai dengan kondisi ruangan. Berikut ini beberapa kode warna yang ada pada fire sprinkler sistem dan maknanya:- Oranye. Kode warna ini memiliki arti suhu yang rendah. Pada kode warna ini, fire sprinkler system akan aktif jika suhu ruangan sekitar 57 derajat Celsius.
- Merah. Kode warna merah pada fire sprinkler system aktif jika suhu ruangan mencapai sekitar 68 derajat Celsius. Macam-macam sprinkler pemadam kebakaran dengan kode warna ini cocok untuk digunakan pada area dengan risiko kebakaran tinggi.
- Kuning. Sementara kode warna ini akan aktif bilamana suhu ruangan mencapai 79 derajat celsius. Sprinkler ini cocok digunakan pada area yang memiliki suhu tinggi.
- Hijau. Macam-macam sprinkler pemadam kebakaran dengan kode warna hijau akan aktif bila suhu ruangan mencapai 93 derajat Celsius. Jenis fire sprinkler system ini cocok digunakan pada area yang mana kebakaran harus dicegah dengan sangat hati-hati.
- Biru. Kode warna biru memiliki arti bilamana fire sprinkler system akan aktif pada suhu 141 derajat Celsius. Umumnya jenis sprinkler ini digunakan pada area dengan suhu yang sangat tinggi.
- Ungu. Macam-macam sprinkler pemadam kebakaran dengan kode warna ungu akan aktif jika suhu ruangan mencapai 182 derajat Celsius. Jenis sprinkler ini biasanya dirancang untuk berfungsi jika terjadi kebakaran serius.
- Hitam memiliki arti jika fire sprinkler system akan aktif jika suhu ruangan mencapai 260 derajat Celsius. Sprinkler pemadam kebakaran dengan kode warna hitam hanya akan aktif jika dalam situasi kebakaran yang sangat parah.
Praktis! Cara Perawatan Fire Sprinkler System Ternyata Bisa Pakai HP
Melindungi bangunan dari api tidak hanya berhenti pada pemasangan macam-macam sprinkler pemadam kebakaran. Namun, juga harus dengan melakukan perawatan rutin untuk memastikan sistem siap diandalkan saat darurat. Tanpa perawatan, proses pemadaman api dengan sprinkler system bisa terhambat. Baik akibat penyumbatan pipa, korosi, atau masalah teknis lainnya pada macam-macam sprinkler pemadam kebakaran yang terpasang. Berikut beberapa tips pemeliharaan sprinkler pemadam kebakaran:1. Melakukan Pemeriksaan secara Visual
Lakukan pemeriksaan secara visual pada komponen macam-macam sprinkler pemadam kebakaran. Misalnya, pada bagian kepala sprinkler, pipa, dan katup. Hal ini untuk memastikan tidak ada korosi atau kerusakan yang memengaruhi kinerja sprinkler.2. Melakukan Pengujian secara Berkala
Langkah kedua dengan melakukan pengujian sistem sprinkler untuk memastikan kinerjanya, seperti:- Memastikan tekanan air yang keluar dari kepala sprinkler.
- Untuk memastikan bahwa katup macam-macam sprinkler pemadam kebakaran yang telah terpasang dapat terbuka.
- Menguji alarm kebakaran apakah bisa berfungsi dengan baik.
3. Pembersihan dan Penggantian Komponen Sprinkler
Langkah ketiga dengan melakukan pembersihan pada komponen fire sprinkler system:- Bersihkan bagian kepala sprinkler dari debu atau kotoran yang dapat menghambat aliran air.
- Memeriksa dan membersihkan bagian pipa pada macam-macam sprinkler pemadam kebakaran.
- Mengganti kepala sprinkler yang mungkin mengalami kerusakan.
- Mengganti segel atau gasket yang mengalami keausan.
4. Cek Level Air di Ground Tank Secara Berkala
Melakukan perawatan pada perangkat anti kebakaran memang penting. Supaya tidak ada yang terlupa, kini telah tersedia Aplikasi Firecek Hydrant. Dengan aplikasi tersebut proses perawatan macam-macam sprinkler pemadam kebakaran akan lebih mudah.</p>
Berikut beberapa keunggulan dari Aplikasi Firecek Hydrant dalam proses pemeliharaan.
- Memonitor air di ground tank 24 jam non-stop: Menggunakan Aplikasi Firecek Hydrant dapat membantu memantau level air di tangki penyimpanan, sehingga memastikan jika air selalu tersedia.
- Mendeteksi kebocoran: Aplikasi Firecek Hydrant dapat melakukan deteksi kebocoran pada fire sprinkler system, sehingga pengguna bisa melakukan perbaikan dengan segera pada macam-macam sprinkler pemadam kebakaran yang dimiliki.
- Notifikasi fire pump aktif: Aplikasi akan memberikan laporan secara real-time ketika pompa pemadam kebakaran aktif. Pompa hydrant yang aktif bisa menunjukkan bahwa tekanan air turun akibat kebocoran atau justru sedang terjadi kebakaran.
- Checklist Inspeksi Digital: Aplikasi Firecek Hydrant menyediakan daftar checklist untuk pemeliharaan macam-macam sprinkler pemadam kebakaran. Dengan begitu, pihak pengelola gedung dapat memastikan telah melakukan setiap langkah-langkah perawatan fire sprinkler system.
- Laporan Inspeksi Real Time. Dengan adanya fitur ini, pengguna bisa melihat semua data dan status instalasi sprinkler pemadam kebakaran lewat HP, tanpa perlu membuat laporan dengan hard file.
Recommended Posts